Respon Indonesia

13 Jan 2009

Bagaimana respon Indonesia seebagai salah satu negara anggota PBB, Indonesia harus bisa turut ambil bagian dalam masalah ini. Indonesia perlu menggalang dukungan dengan masyarakat internasional untuk menyelesaikan konflik Israel dengan Palestina. Dalam konteks ini, pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyatakan bahwa Indonesia mengutuk serangan Israel sebenarnya adalah bagian dari panggilan kemanusiaan yang diharapkan diikuti semua negara. Panggilan kemanusiaan ini diharapkan menjadi aksi bersama semua negara dalam rangka mewujudkan perdamaian Israel-Palestina.

Mahatma Gandhi pernah menyatakan bahwa menjaga perdamaian lebih sulit daripada melakukan konflik. Apa yang diucapkan Gandhi barangkali ada benarnya. Sebab, menggapai perdamaian ternyata tidak mudah. Konflik Israel-Palestina adalah fakta yang tidak bisa dipungkiri. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa konflik tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Namun, ironisnya, sampai saat ini, harapan untuk perdamaian masih sekedar ilusi. Keduanya seakan tidak ada yang mau mengalah.Masing-masing memiliki argumen yang berbeda. Israel menganggap bahwa Palestina adalah negara yang layak dibumihanguskan, sebab di sana terdapat kelompok Hamas yang kerap meneror warga Israel. Sebaliknya, Palestina menyatakan bahwa Israel adalah negara Zionis yang terbukti sering membikin onar di wilayah Palestina. Diperlukan sebuah solusi tepat agar perdamaian bisa tercapai. Pertama, Israel maupun Palestina masing-masing harus sadar bahwa kekerasan hanya akan menimbulkan korban. Israel dan Palestina perlu mengadakan perundingan bilateral melalui masing-masing perwakilan mereka. Keduanya harus berkomitmen untuk menjaga perdamaian. Sebab, tanpa adanya komitmen dari kedua pihak, perdamaian akan sulit terjadi.

Kedua, PBB sebagai lembaga yang mendapat pengakuan internasional, perlu mengeluarkan kebijakan yang tegas terkait aksi konflik Israel-Palestina. PBB perlu mengeluarkan resolusi yang bisa meredam aksi kekerasan ini. Diharapkan, dengan resolusi itu, perdamaian Israel-Palestina segera terwujud sehingga korban kekerasan tidak bertambah besar lagi. Ketiga, masyarakat internasional perlu memberikan bantuan tenaga medis, obat-obatan, makanan, pakaian dan lain sebagainya. Bantuan ini amat penting sebagai bentuk langkah tanggap darurat terhadap krisis Israel Palestina ini.

Pengamat Politik, Ikrar Nusa Bakti, pernah menyatakan bahwa perdamaian tidak akan pernah tercapai manakala tidak ada kemauan politik untuk mengadakan perdamaian. Perdamaian harus menjadi agenda bersama setiap negara-bangsa. Kita berharap, di masa mendatang, konflik Israel-Palestina tidak akan kembali terjadi. Sebab, hanya akan menimbulkan korban yang tidak sedikit jumlahnya. Konflik Israel-Palestina adalah noda sejarah yang harus segera dihapuskan. Cukuplah pengalaman masa lalu dan kini menjadi pelajaran bagi masa-masa mendatang.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post